Penulis: Admin Berimbang

BogorJabodetabek

Dua Titik Longsor di Puncak Diperbaiki

IMG-20160402-WA0003IMG-20160402-WA0003

BERIMBANG.COM, BOGOR – Paska bencana longsor yang melanda dua wilayah desa di kawasan Puncak Cisarua Bogor Jumat (1/4) petang kemarin, pemerintah desa bersama warga dibantu tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Sabtu (2/4) pagi,  bahu membahu memperbaiki area bencana.

Longsor terjadi di Desa Cilember Kecamatan Cisarua dan Desa Megamendung Kecamatan Megamendung, Jumat sore, saat hujan deras mengguyur. Sejak pagi tadi, Tim BPBD, aparat pemerintah  desa bersama warga Cilember, bergotong – royong melakukan evakuasi material longsoran tanah yang menutupi ruas jalan desa.

Kasie Kesiapsiagaan dan Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, Budi Aksomo mengatakan, longsor terjadi di dua titik, yakni di Desa Cilember, Kecamatan Cisarua dan Desa Mengamendung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. “Iya, kemarin sore ada dua titik jalan longsor, hanya membuat jalan di perkampungan warga sempat terputus,” katanya, saat dikonfirmasi, awak media.

Budi menambahkan, pihaknya memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa longsor di kawasan Puncak tersebut. “Tidak ada korban dalam bencana longsor ini. Sambil memperbaiki area bencana, kami juga masih mengumpulkan data dan memonitor juga di wilayah lain yang rawan bencana,” jelasnya.

Budi mengimbau, warga yang bermukim di daerah rawan longsor dan banjir, untuk tetap waspada, lantaran hujan hampir merata di seluruh wilayah Kabupaten Bogor. “Hujannya merata mengguyur Bogor. Kami imbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana agar waspada dengan kondisi seperti sekarang,” pungkasnya.

Hujan deras yang melanda kawasan Bogor dan sekitarnya kemarin juga memicu peningkatan debit air di aliran sugai. Lonjakan debit air juga mengakibatkan Tinggi Muka Air (TMA) di bendung Katulampa pada pukul 17.00 WIB kemarin mencapai 200 sentimeter  dan berstatus Siaga 1. Lonjakan debit air juga memicu aliran air sungai Ciliwung meluap, hingga merendam Pasar Induk Jambu Dua Kota Bogor. (Raden)

BogorJabodetabek

Puncak Diguyur Hujan, Katulampa Siaga 1, Pasar Induk Jambu Dua Bogor Direndam Banjir

IMG-20160401-WA0005

BERIMBANG.COM, BOGOR – Hujan deras yang mengguyur kawasan Puncak, Cisarua, Bogor dan sekitarnya,  Jum’at (1/4) sore, memicu kenaikan debit air di Pintu Bendung Air Katulampa hingga berstatus Siaga 1 dengan Tinggi Muka Air (TMA) mencapai 200 sentimeter.

“Informasi yang saya terima hujan deras di wilayah Puncak yang membuat debit air naik drastis,” kata petugas Bendung Katulampa, Andi Sudirman kepada berimbang.com.

Andi menjelaskan, Bendung Cibalok pun mengalami kenaikan TMA hingga mencapai 100 sentimeter, padahal biasanya ketinggian air hanya mencapai 40 hingga 50 sentimeter.

“Ketinggian air terus naik, karena di daerah Gadog sedang hujan,” singkatnya.

Sementara itu, kenaikan drastis debit air di aliran sungai Ciliwung juga mengakibatkan Pasar Induk Jambu Dua terendam banjir. Luapan sungai Ciliwung merendam kios di lantai basement Bolok A pasar induk Jambu Dua Bogor Utara, Kota Bogor. Banjir setinggu lutut orang dewasa itu menyebabkan pedagang tidak bisa berjualan.

Kejadian yang menimpa para pedagang terjadi sekitar pukul 18.30 WIB, saat debit sungai Ciliwung besar. “Ini air dari saluran air warga, memang setiap Ciliwung meluap airnya masuk lewat situ,” kata edi (40), pedagang setempat kepada berimbang.com di lokasi. (Raden)

BogorJabodetabek

Warga Cisadane Gempar, Mayat Lelaki Ngambang di Sungai

IMG-20160401-WA0000

BERIMBANG.COM, BOGOR – Warga bantaran Kali Cisadane RT04/ 03, Kelurahan Semplak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor di gegerkan dengan penemuan mayat laki-laki tanpa identitas, Kamis (31/03). Menurut Tim Evakuasi Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Bogor,  mayat tersebut pertama kali ditemukan warga sekitar yang hendak berangkat ke sawah.

“Pada saat korban dievakuasi tidak ditemukan identitas, dan langsung dibawa ke RS Bhayangkara Bogor untuk diidentifikasi,” kata Abdul Muid, anggota Tagana Kota Bogor, kepada sejumlah awak media.

Sementara itu, Kapolsek Bogor Barat Kompol Indrat ketika dihubungi melalui telepon selulernya mengatakan, penemuan mayat ini terjadi sekitar pukul 06:00 WIB.

“Setelah kami ditelusuri akhirnya identitas mayat tersebut dapat teridentifikasi, dengan nama Endih (50) warga Curug Mekar, RT 01/06, Kelurahan Curug Mekar, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor,” kata Indrat kepada Publik Bogor.

Ia menambahkan, jajarannya langsung menghubungi pihak keluarga untuk segera dimakamkan.

“Kalau informasi dari keluarganya memang dia memiliki riwayat penyakit epilepsi,” tutupnya. (Raden)

BogorJabodetabek

Truk Pertamina Tergelincir, Tabrak Kendaraan dan Tembok Jalan

IMG-20160401-WA0001

BERIMBANG.COM, BOGOR – Sebuah kendaraan truk tangki Pertamina bernopol F 9844 F, yang bergerak dari arah Puncak menuju Ciawi tergelincir di Tanjakan Widuri, Jalan Raya Puncak, Kecamatan Cisarua, sekitar pukul 14:40 WIB. Diduga truk mengalami selip ban karena jalan licin kemudian oleng ke kanan jalan hingga menabrak sepeda motor, satu angkutan kota, dan tembok ditepi jalan.

Menurut Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Kanit Laka Lantas) Polres Bogor, Iptu Asep Saepudin, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, hanya beberapa kendaraan yang terlibat kecelakaan mengalami kerusakan.

“Tidak ada korban jiwa. Sesaat setelah kejadian, TKP Laka Lantas di Tanjakan Widuri diberlakukan sistem buka tutup arus secara bergantian,” kata Asep kepada berimbang.com, Kamis (31/3).

Sementara itu, pengemudi truk tangki Pertamina, Saiman Sagiman (44) mengaku, saat mengemudi tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, namun karena kondisi jalan menurun dan licin sehingga truk mengalami selip ban.

“Truknya selip, sehingga membanting ke kanan,” singkat Saiman.

Terpisah, salah seorang saksi mata, Dedeng (29) mengatakan, truk Pertamina terlihat dari arah Puncak, dan terlihat melakukan pengereman mendadak, namun kendaraan tetap melaju hingga akhirnya menabrak tembok di tepi jalan.

“Dari jauh juga Saya udah ngerem tapi truk terus jalan, mungkin terlalu berat dan jalanannya licin jadi tidak tertahan remnya,” singkat Dedeng. (Raden)

Depok

Dua Pengedar Narkoba Diciduk Unit Reskrim Polsek Leuwiliang

IMG-20160330-WA0000

BERIMBANG.COM, BOGOR – Jajaran Unit Reserse Kriminal Polsek Leuwiliang berhasil menciduk dua orang pengedar sabu yang sedang melakukan transaksi di Kampung Sawah Wetan,  RT 02/02, Desa Leuwiliang, Kecamatan Leuwiliang, Selasa (29/3) siang.  Penangkapan kedua orang pengedar barang haram ini dilakukan saat jajaran kepolisian setempat tengah menggelar Operasi Bersih Narkoba (Bersinar).

Kedua tersangka tersebut atas nama Endang Munandar (39), warga Kampung Pasar Jumat RT 02/06, Desa Cibitung Kulon, Kecamatan Pamijahan, dan Sutriyani (44) warga Komplek ABRI Sukasari RT 01/04, Kelurahan Lawanggintung, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

“Penangkapan berawal dari informasi masyarakat yang kami himpun tentang adanya transaksi narkoba yang langsung kami tindaklanjuti,” kata Humas Polsek Leuwiliang, Aiptu Taupik kepada awak media.

Ia menjelaskan, sesampainya di lokasi, para pelaku ditangkap berikut sejumlah barang buktinya. “Kami berhasil mengamankan satu paket sedang sabu, seperangkat alat hisap, dua buah korek api, dua bungkus rokok, dua handphone dan empat lembar kertas bukti transferan,” tuturnya.

Taupik menambahkan, pelaku langsung digiring ke Mapolsek Leuwiliang untuk pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut. (Raden)

Depok

Marak Kasus Bunuh Diri, Pemkot Depok Segera Buat Klinik Kejiwaan

Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna.    ( Adi )
Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna. ( Adi )

BERIMBANG.COM, Depok – Baru-baru ini, Kota Depok dihebohkan peristiwa tewasnya dua kakak-adik perempuan yaitu DS (30) dan ZS (29), di Jalan Melati, Rt,05 Rw, 05 Kelurahan Depok Jaya Kecamatan Pancoranmas, Kota Depok. Dua Karyawati ini tewas sejak pagi di kamar tidur. Diduga karena terjepit masalah keuangan. Didekat mereka polisi menemukan dua surat wasiat.

Kasus-kasus bunuh diri yang terjadi di Kota Depok, jadi fenomena yang memprihatikan berbagai pihak. Salah satunya termasuk Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna.

Guna mendeteksi dan mencegah masalah tekanan kejiwaan ini, terutama di kalangan pelajar, Pemkot Depok membuat klinik bimbingan jiwa dan agama di sekolah-sekolah dari SD, SMP dan SMA.  Di klinik ini disediakan psikolog dan ahli agama. Kenakalan pelajar dan remaja juga masalah sosial yang ditangani.

“Pemerintah (Kota Depok) segera buat klinik masalah kejiwaan ini, berupa klinik bimbingan kejiwaan dan agama di sekolah-sekolah semua tingkatan. Di klinik ini ada ahli kejiwaan dan agama. Fenomena bunuh diri ini  sangat memprihatinkan. Bunuh diri sangat dibenci Tuhan. Miris saya,” ujar Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna, Sabtu (26/3/2016).

Dikatakan Pradi Supriatna, bunuh diri yang terjadi di kalangan remaja, pemuda, sampai dewasa lantaran tak kuat menghadapi tekanan kejiwaan dari masalah. Selain itu juga lemahnya keimanan seseorang pada keyakinan agamanya.

Menurut Pradi, Pemkot Depok sangat bersungguh-sungguh dalam hal pembinaan dari penyimpangan moralitas ini.

“Kota Depok sekarang, di era saya, Wali Kota Pak Idris dan saya sebagai wakilnya, punya moto ‘Unggul, Nyaman, dan Relijius sebagai panduan kerja kami. Maka penyimpangan akhlak dan nilai agama perlu kita cegah. Kerjasama dengan semua elamen sosial harus ditingkatkan. MUI dan oraganisasi keagamaan lainnya perlu terlibat,” ujar Bang Pradi.(Adi).

Depok

Pelayanan Buruk, Komisi D DPRD Minta Kepala BPJS Depok Mundur

images (36)

BERIMBANG.COM, Depok.- Tidak diundang dalam kegiatan sosialisasi kenaikkan iuran peserta BPJS Kesehatan Kota Depok, anggota Komisi D DPRD Kota Depok Pradana Mulyoyunanda berang. Bahkan meminta mundur Kepala BPJS Depok jika tidak sanggup bertugas di Depok, apalagi pelayanan yang di berikan BPJS Depok sangat buruk.

Berdasarkan pantauan, beberapa anggota Komisi D DPRD Depok datang diantaranya Pradana, Qonita, Rezky Noor. Namun mereka hanya di luar ruangan acara press konferensi BPJS Kesehatan, anggota dewan tersebut tidak masuk dan langsung meninggalkan ruangan Balaikota Depok.

Anggota Dewan Komisi D, Pradana mengatakan, kegiatan sosialisasi ini sangat penting karena kebijakan kenaikkan iuran yang sebagian besar banyak masyarakat yang mengeluh keberatan. Komisi D yang membidangi masalah sosial, tidak diundang sosialisasi, alasan BPjS karena ini baru sosialisasi dengan media saja. Harusnya sebelum preskon pihaknya diajak diskusi dulu.

“Kalau suara kami tidak didengar lebih baik kepala BPJS Kesehatan mundur saja kalau tidak mampu membangun komunikasi yang baik dengan kami, tentu kami sangat tersinggung,” ujar Pradana saat ditemui di kegiatan press konferensi BPjS di Aula Bougenville Balkot Depok, Rabu (16/3/2016) yang lalu.

Menurut Pradana ini adalah bentuk komunikasi yang tidak bagus dari BPJS kesehatan Depok sebagai penyelenggara kesehatan. Karena pihaknya tidak mau sampai masyarakat jadi korban lagi. Pihaknya pun meminta agar kenaikan iuran BPJS perlu dikaji kembali karena belum adanya kesepahaman dari semua unsur, misalnya pihak Pemerintah dengan Dewan.

“Saya juga meminta kepada DPR melalui fraksi Demokrat agar ditinjau kembali kenaikan iuran BPJS. Kenaikan BBM saja bisa ditinjau kenapa masalah kesehatan ini tidak bisa. Kami kecewa kenapa tidak diundang untuk membicarakan kenaikan ini,” papar Politisi dari Partai Demokrat ini.

Sementara itu, Kepala Departemen Hukum Komunikasi Publik Kepatuhan dan Keuangan Divisi Regional IV, Radiatun menjelaskan bahwa bukan tidak mau mengundang. Namun dari kantor pusat, pres konferensi ini dilakukan secara nasional dan serentak di seluruh provinsi di kantor cabang. Kantor pusat dilakukan di rumah sakit Darmais. Namun bukan berarti tidak ada kapasitas DPRD dalam hal ini.

“Saya sudah berjumpa dengan pak Pradana, lain waktu kami akan melakukan sosialisasi bersama, kami akan mengundang beliau untuk hadir. Kami senang beliau ikut bersama menyosialisasikan JKN, ini program pemerintah,” jelas Radiatun.

Radiatun melanjutkan, jika press konferensi ini berkaitan dengan layanan kesehatan, rumah sakit swasta, dokter dan beberapa hal mengenai benefit yang BPjS berikan maka pihaknya mengundang dari ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Depok, Asosiasi Rumah Sakit Swasta (ARSI) dan Kadinkes.

“Kami senang dengan DPRD, mereka mitra kami dan kami siap bersinergi,” pungkasnya.(Adi).

Depok

Wakil Walikota Depok Resmi Membuka Olimpiade Olahraga Siswa Nasional

IMG-20160322-WA0003

BERIMBANG.COM, Depok – Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna secara resmi membuka Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kota Depok yang diselenggarakan di Lapangan Merpati Depok, Senin (21/3/2016). dihadiri para pelajar, turut hadir Perwakilan Unsur Muspida, Perwakilan Dinas Pendidikan Jawa Barat, Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata Seni dan Budaya Kota Depok, Kepala OPD, dan Camat se-Kota Depok.

Ketua Panitia Neng Sugiati, Peserta O2SN diikuti 8.500 pelajar dan official dari 11 Kecamatan jenjang SD, SMP negeri dan swasta di Kota Depok. mempertandingakan SD 8 cabang olahraga dan SMP 9 cabang olahraga.

Peserta akan berlaga dalam  cabang lomba, yaitu atletik kit, bulutangkis, tenis meja, catur, renang, karate, pencak silat, voli mini, bola voli putri, Semua lomba akan diselenggarakan di Kota Depok.

Wakil Walimota Depok Pradi Supriatna mengungkapkan, kita harus mampu menciptakan generasi yang sehat baik jasmani maupun rohani. Sehingga kompetisi ini dirasa sangat penting dilakukan untuk meningkatkan kesehatan para siswa di Kota Depok.

“O2SN dapat memunculkan bibit atlet baru di Kota Depok, selain itu juga dapat meningkatkan prestasi anak-anak, baik di bidang pendidikan, serta pengetahuan,” ucap Pradi pada awak media di stadion merpati.

Wakil Walikota Kelahiran Depok ini berpesan kepada seluruh kontingen dari setiap kecamatan di Kota Depok untuk terus menjunjung sportivitas dalam bertanding. Sehingga, nantinya dapat bertambah jumlah atlet terbaik di Kota Depok yang dapat mewakili hingga tingkat provinsi dan nasional, yang nantinya Pemerintah akan memfasilitasi.

O2SN tahun ini akan berlangsung sejak 21 hingga 23 Maret 2016 dan kegiatan lombanya berpusat di Lapangan Merpati. Lomba dipertandingkan untuk Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Adapun cabang yang dilombakan berjumlah 9 cabang olahraga, yaitu bulutangkis, voli, tenis meja, renang, atletik, karate, pencak silat, catur, dan tenis meja.(Adi).

BogorJabodetabek

Polres Bogor Musnahkan Ganja dan Sabu

IMG-20160324-WA0006

BERIMBANG.COM, BOGOR – Kepolisian Resort Bogor memusnahkan barang bukti narkoba jenis ganja dan sabu di halaman depan Mapolres Bogor, Kamis (24/3/16). Barang bukti tersebut merupakan hasil dari pengungkapan kasus narkoba di wilayah Kabupaten Bogor dalam tiga bulan terakhir.

Kapolres Bogor, AKBP Suyudi Ario Seto mengatakan, barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil operasi selama bulan Januari-Maret 2016, dari 32 kasus narkoba dengan 13 tersangka, dengan barang bukti narkoba sebanyak 88,09 gram sabu dan 23,37 kilogram ganja. Ganja tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar dalam dua tong,  sedangkan sabu dimusnahkan dengan cara direndam dalam air.

Tampak hadir juga dalam pemusnahan barang bukti Narkoba itu,  Sekda Kabupaten Bogor Adang Supandar, Ketua DPRD Ade Ruhandi, dan Kejati Lumumba Tambunan. (Raden)

BogorJabodetabek

Aktivitas Proyek Tol Cisuka Rugikan Warga

IMG-20160323-WA0002

BERIMBANG.COM, BOGOR – Aktivitas pekerjaan pembangunan jalan Tol Ciawi – Sukabumi (Cisuka) di wilayah Cigombong,  dikeluhkan warga. Pasalnya, para perusahaan pemberi layanan jasa kontruksi dalam pekerjaan tersebut, kurang memperhatikan dampak lingkugan akibat pekerjaannya. Sehingga, tidak sedikit warga yang merasa dirugikan.

Sejak proyek Tol Cisuka dimulai, gelombang protes warga sekitar yang terdampak, mulai bermunculan.

Kondisi itu dipicu oleh beberapa faktor. Seperti, dampak kemacetan akibat keluar masuknya kendaraan material dan alat berat, kerusakan dan licinnya jalan akibat lumpur tanah yang terbawa kendaraan proyek, serta polusi suara dan getaran.

“Katanya perusahaan sub kontraktor itu semua profesional, tapi buktinya mereka seperti tidak peduli dengan dampak yang ditimbulkan oleh pekerjaannya”, kata Risman, warga Cigombong kepada berimbang.com, yang mengaku dirugikan oleh sikap tidak profesional para pelaksana pekerjaan Tol, Rabu (23/3/16).

Sementara itu, Weni, warga Lido Cigombong, terpaksa dilarikan ke rumah sakit dengan kondisi luka dalam di bagian kepala, setelah mengalami kecelakaan bersama suaminya, lkarena tergelincir saat melintas di jalan beton berlumpur akibat aktivitas kendaraan proyek Tol, di Kampung Cijambu, Desa Cisalada, Rabu pagi tadi.

“Pihak sub kontraktor chungma memang tanggung jawab atas kecelakaan yang menimpa saya dan istri saya. Tapi sebelumnya manajemen chungma sempat lempar batu ke perusahaan lain”, ungkap Suami Weni, korban kecelakaan.

Saat dikonfirmasi, pihak PT Chungma, mengakui bahwa aktivitas kendaraan yang keluar masuk ke lokasi proyek membawa material tanah ke jalan umum. Dimusim penguhujan saat ini, material tanah itu jadi lumpur yang mengakibatkan jalan menjadi licin.

“Ya, memang kami akui kondisi itu. Namun, kendaraan proyek itu bukan hanya milik kami, tapi milik beberapa Sub Kontraktor lain yang sedang melaksanakan pekerjaan di area kami”, kelah manajemen PT Chungma yang enggan menyebutkan namanya.

Sekedar informasi, pekerjaan proyek jalan Tol Cisuka ditangani oleh Main Kontraktor PT Posco. Perusahaan tersebut men Sub kan pekerjaannya kepada sejumlah perusahaan jasa kontruksi lain. Diantaranya, PT Chungma, PT Global, PT LMA dan beberapa perusahaan lainnya. Dampak terbesar yang ditimbulkan oleh pekerjaan proyek itu terjadi pekan lalu di wilayah Desa Ciherang Pondok, Kecamatan Caringin. Dimana,  sejumlah rumah warga hancur tergerus bajir yang membawa material lumpur dan tanah, yang berasal dari area proyek jalan Tol di area pekerjaan PT. Posko. Bencana serupapun melanda sawah milik warga di Kampung Ciletuh,  Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, akibat pekerjaan PT.  LMA. (Raden)