Bulan: Oktober 2019

Bogor

Upgrading Dan Sinergitas Pengurus DPD KNPI Kab Bogor Bersama Seluruh Ketua PK KNPI

BERIMBANG.COM, Bogor- Dalam rangka melakukan peningkatan kualitas di sektoral kepemudaan yang di Bumi Tegar Beriman, Dinas Pemuda Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor merangkul DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bogor mengadakan Sinergitas dan Upgrading KNPI Kabupaten Bogor 8-10 Oktober di Hotel Taman Aer, Megamendung.

Dalam kegiatan tersebut, DPD KNPI Kabupaten Bogor melibatkan jajaran pengurus serta 40 pengurus kecamatan (PK) yang ada di wilayah Bumi Pajajaran.

Tujuan diadakan kegiatan tersebut adalah untuk menyamakan persepsi dikalangan pengurus yang ada di DPD dan juga PK, dalam membesarkan nama KNPI di Kabupaten Bogor.

Bupati Bogor Ade Yasin yang hadir pada hari kedua kegiatan berpesan kepada seluruh peserta Sinergitas, agar KNPI bisa menjadi sosial kontrol bagi Pemkab Bogor.

“KNPI itu ibaratnya parlemen pemuda dan mewakili Pemuda se-Kabupaten Bogor, maka selaku parlemen pemuda. KNPI harus menjadikan penyambung rakyat yang memiliki tugas pengawasan kepada program pemerintah,” pesannya.

Sinergitas antara Pemkab dan juga KNPI menurut AY, dianggap penting terlebih untuk pembangunan dan juga kemajuan pemuda di Kabupaten Bogor.

“Rekan-rekan pemuda yang ada di KNPI harus bisa menjadi corong untuk kemajuan pemuda di Kabupaten Bogor,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor Fikri Ikhsani menyatakan, bahwa kegiatan sinergitas Pemuda Kabupaten Bogor adalah sebuah momentum dimana para pemuda di Bumi Tegar Beriman bisa bersatu, satu visi dan misi dalam membangun Kabupaten Bogor kedepan.

“DPD KNPI sebagai wadah pemuda tentunya mempunyai peran penting dalam menjalan segala bentuk program kepemudaan. Sinergitas pengurus DPD KNPI dan PK diharap menambah energi positif dalam mengemban amanah kepengurusan hingga 2022 nanti,” katanya.

Lebih lanjut menurut Camat Tajurhalang itu yang juga Ketua DPD KNPI Kab. Bogor, kegiatan tersebut juga menghadirkan beberapa tokoh dan narasumber yang memberikan materi kepada peserta Sinergitas.

“Selain memberikan materi kepada seluruh pengurus DPD dan PK. Para pembicara yang tampil, juga memberikan motivasi kepada mereka untuk bisa mengembangkan diri dalam pembangunan di wilayah kita ini,” tutupnya.

Selain dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Bogor, Kepala Dinas Pemuda Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Barat Asep Engkus Sutisna, Bung Rio Ketua DPD KNPI Prov. Jawa Barat serta Direktur Badan Promosi Pariwisata Kabupaten Bogor Zainal Syafruddin yang merupakan tokoh senior di KNPI juga turut hadir sebagai pembicara.

Sumber: KNPI Kab.Bogor

Depok

H Acep Al Azhari : Produk Lokal Dapat Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

BERIMBANG.COM, Depok – Pertumbuhan ekonomi semakin pesat di Kota Depok, dengan bertambahnya penduduk pastinya dalam persaingan bisnis semakin ketat. Dengan menciptakan produk lokal pastinya dapat bersaing dengan lainnya ditambah kesejahteraan masyarakat juga meningkat.

H. Acep Al Azhari mengatakan Kota Depok bertumbuh menjadi kota Intelektual dan bisnis. hal ini menjadi sebuah perjuangan. Dengan membangun karakter intelektual dalam pembangunan kota sangat berpotensi. sebab depok punya itu dengan banyaknya universitas di wilayah Depok

Selain itu menurut Acep, dalam suatu ekonomi bisnis kita juga harus berjuang bergerak melawan kapitalisme yang sangat sulit disaingi, kecuali dengan semangat masyarakat yang harus memiliki Ideologi Pembelaan terhadap produk lokal.

“Jika kita mau berjuang untuk depok dan kita mampu bersaing dengan para dominan. Secara otomatis ekonomi rakyat akan hidup yang berujung pada kesejahteraan bersama,” tutur H. Acep usai diskusi politik dikantor Sekber wartawan Kota Kembang Depok (9/10)

Artinya lanjut Acep, Dengan membeli dan mengkonsumsi produk lokal akan sangat berpotensi memajukan wilayahnya sendiri. jika menyadari hal itu bahwa kita sedang menggerakkan ekonomi rakyat. Lanjut Acep.

Menurutnya Masalah depok adalah kesejahteraan dan kesejahteraan bisa dibangun melalui bisnis.

“Saya lakukan itu. Salah satunya dengan membuat produk Air Mineral lokal Maestro singkatan dari Majelis Silaturahmi Tokoh Grogol”, papar H. Acep.

Nasional

Bamus PAPABAR dan DPW PMT Ajak warga Pendatang Kembali ke WAMENA

BERIMBANG.com, Jakarta – Putra dan putri Papua yang tergabung dalam Badan Musyawarah Papua dan Papua Barat (BAMUS-PAPABAR) dan Perwakilan dari DPW Pemuda Mandala Trikora Provinsi Papua (DPW  PMT) menggelar diskusi dialog. di Jl. Cikajang Raya No. 44, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (08/10/2019).

Dalam diskusi, Kedua organisasi tersebut menyikapi tindak diskriminasi dan rasisme yang dilakukan oleh oknum kepada para mahasiswa Papua di Surabaya pada pertengahan Agustus 2019 yang lalu,

Kejadian itu, hingga memicu kemarahan warga Papua khususnya di Manokwari dan meluas ke beberapa daerah di Papua lainnya, dalam tajuk diskusi “Ngopi Bareng saudara kita Papua”.

Ketua BAMUS-PAPABAR, Willem Frans Ansanay sangat prihatin dengan pemulangan mahasiswa/i yang sedang menempuh pendidikan di luar Papua.

“Setibanya mereka di Papua sebagian dari keluarga mereka merasa sangat sedih karena putra/i mereka tidak bisa melanjutkan studinya,” terang Frans

Willem Frans Ansanay siap dan sudah menjembatani serta mengajak para mahasiswa/i untuk kembali melanjutkan studinya.

“Sudah membawa sebagian putra/i Papua kembali ke tempat mereka belajar untuk melanjutkan studi,” kata Frans.

Menurut Frans, “Kita perlu memberikan pemahaman tentang sejarah Papua dan meyakinkan kepada generasi sekarang bahwa Papua adalah bagian dari Indonesia, kita adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya.

Ditempat yang sama perwakilan dari DPW  PMT, Ali Wanggai Kabiay menyampaikan bahwa Pelaku kerusuhan di Wamena adalah ulah dari Komite Nasional Papua Barat (KNPB) dan  Kepompok Kriminal Bersenja (KKB).

“Kita jangan mudah terprovokasi dengan postingan di media sosial tanpa mengetahui kebenarannya dan hoax,” tegas Ali.

Lanjut dia, Bupati Jayawijaya sudah menghimbau dan menjamin keamanan, lalu mengajak agar warga pendatang untuk datang kembali ke Papua dan Papua Barat khususnya di wamena untuk ikut dalam menggiatkan kembali perekonomian di wamena, seperti sebelumnya.

Senada dengan Ketua BAMUS-PAPABAR, sebagai perwakilan DPW  PMT, Ali Wanggai Kabiay mengatakan kepada adik-adik mahasiswa/i, memiliki hak yang sama dengan adik-adik diseluruh Indonesia untuk menempuh pendidikan dan cita-cita kalian.

“Adik-adik mahasiswa yang masih berada di tanah Papua agar kembali melanjutkan studi sampai selesai. sehingga dapat membanggakan orang tua dan keluarga juga tanah kita tecinta Papua,” tegas Ali.

“Adik-adik jangan takut dengan issue provokatif. Kita adalah putra-putri bangsa, keamanan kita Dijamin oleh negara. Ingat kita adalah Bhineka Tunggal Ika, walau kita berbeda kita tetap satu Indonesia,” pungkas Ali Wanggai Kabiay.

(amy/red)

Berita UtamaNasional

Pekerjaan Proyek Asal Jadi Dibayar 100%, Jaksa Tetapkan Para Tersangka

BERIMBANG.com Jakarta – Jaksa Penyidik Kejaksaan Negeri Sorong setelah melakukan beberapa kali pemeriksaan terhadap saksi-saksi dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi kegiatan Normalisasi Sungai Malawili pada Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Provinsi Papua Barat T.A. 2017,

diperoleh 2 (dua) alat bukti dalam menjerat tersangka : “R alias RS“ berstatus Direktur Utama PT.PIM dan tersangka: “IK” berstatus Pegawai Negeri SIpil (PNS) selaku PPK pada proyek kegiatan tersebut.

Hal itu diungkapkan Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI, Dr. Mukri dalam keterangan tertulis, selasa 8 oktober 2019. di Jakarta.

“Proyek kegiatan normalisasi sungai Malawili ini menggunakan anggaran sebesar Rp 5.250.000.000,- dengan kontraktor pemenang yaitu PT. PIM dengan nilai kontrak yang dimenangkan nya sebesar Rp 3.998.307.000,”

“yang wajib diselesaikan oleh PT.PIM selama 45 (empat puluh lima) hari kerja semenjak tanggal 03 November 2017 sampai dengan tanggal 17 Desember 2017,” terang Mukri.

Mukri menguraikan, Hal ini telah dilakukan oleh PT.PIM dan telah menerima pembayaran 100% atas persetujuan dari PPK,

namun dalam perjalanan waktu diketemukan adanya pekerjaan yang tidak sesuai antara volume dan kualitas pekerjaannya,

yakni terdapat kerusakan di beberapa titik pekerjaan, mutu beton tidak sesuai dengan yang direncanakan, dan terdapat kekurangan volume dalam pekerjaan pasangan batu.

Sehingga diketemukan indikasi kerugian keuangan negara sebesar Rp 1.349.371.000,-

“Jaksa penyidik menjerat para tersangka dengan pasal 2 ayat (1), pasal 3 jo. pasal 18 UU.RI.NO.31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU.RI.NO. 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU.RI.NO. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHP,” ungkap Dr. Mukri.

(edo/red)

Depok

Tiket Menjadi Calon Walikota Depok, IBH Yakin 99 Persen

BERIMBANG.COM, Depok – Menjawab keragu- raguan masyarakat Kota Depok, Imam Budi Hartono (Bang Imam) menggelar Deklarasi Tim Sukses Bang Imam Untuk Depok, pada Minggu (06/10/2019). Perhelatan deklarasi ini membuktikan keseriusan Bang Imam untuk maju bakal calon Wali Kota Depok diperhelatan Pilkada tahun 2020.

Bang Imam salah satu dari 5 orang yang terpilih pada Pemira DPD PKS Kota Depok, dan satu-satunya calon Wali Kota Depok yang berani mendeklarasikan tim suksesnya.

“Sembilan puluh sembilan persen rekomendasi dari DPP kesaya, satu persennya takdir Allah. Saya bersama H.Acep satu- satu calon Wakil Wali Kota yang terus berusaha dan kerja keras dalam menaikan elektabilitas,” tegas Bang Imam yang mempunyai tagline Muda, Visioner dan merakyat.

Ditempat yang sama, Senior PKS Kota Depok yang juga Sekretaris DPP PKS bidang SDM Prihandoko yang belakangan ini jarang sekali namanya muncul dipemberitaan, akhirnya memutuskan untuk turun gunung didampingi Bambang Sutopo untuk mendukung Imam – H. Acep maju bakal calon Wali dan Wakil Wali Kota Depok pada pilkada tahun depan, dan tidak tangung-tanggung, Prihandoko langsung menyetujui menjadi Ketua Tim Sukses.

“Baru kali ini saya dilamar laki-laki. Tapi saya langsung mengiyakan, karena Imam sosok muda, visioner, dan merakyat,” ujarnya.

Dikatakan Pri sapaan akrabnya, pencalonan Imam inilah yang membuat dirinya harus turun gunung kembali. Dirinya juga mengatakan, calon pasangan yang dipilih untuk dampingi Imam, yaitu H. Acep Al Azhari cukup tepat dan diperhitungkan.

“H. Acep pasangan yang tepat untuk dampingi Imam. Saya berharap mereka berdua dapat membangun komunikasi koordinasi dan konsolidasi untuk meningkatkan elektabilitasnya hingga akhir bulan Oktober ini. Awal Nopember akan ada penjaringan untuk calon Wakil Wali Kota,” jelasnya.

Deklarasi Tim Sukses Bang Imam ini dihadiri, Ketua DPRD Kota Depok yang juga Sekum DPD PKS Kota Depok TM Yusufsyah Putra, H. Acep Al Azhari, Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok Ikravani Hilman, Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kota Depok Rudiath, perwakilan Partai Nasdem dan Koalisi Partai Non Parlemen (KPNP). Red

Nasional

‘Gema Perdamaian’, Advokat Nikolas Johan kilikily: Jangan Mudah Terprovokasi

BERIMBANG.com Denpasar – Upaya menciptakan kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat dan sebagai alat pemersatu bangsa tanpa ada perbedaan suku, agama, ras, adat istiadat, terus dilakukan dalam acara ‘Gema Perdamaian’,

acara tersebut, sejak pertama dilaksanakan tahun 2003 silam, tahun 2019 memasuki tahun ke-17, yang diselenggarakan di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Sabtu 5 Oktober 2019 malam.

Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati menyampaikan pentingnya perdamaian alat pemersatu bangsa, ia mengingatkan tragedi boom bali yang mengenaskan.

“Kita pernah mengalami tragedi kemanusiaan, dan kita berharap itu tidak akan pernah terjadi lagi,” terang Wagub.

Ditempat yang sama, Advokat Nikolas Johan kilikily, SH., MH. menilai kegiatan Gema Perdamaian yang digelar di Bali merupakan contoh yang patut ditiru daerah lainnya bagaimana masyarakat menjaga kebhinekaan di Indonesia.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada panita yang mengundang saya di Gema Perdamian yang saya kira ini harus ditiru, bukan saja bagi masyarakat Bali namun juga masyarakat daerah lainnya,” kata Niko.

Lanjut dia, Bagaimana kebhinekatunggalikaan mampu dirawat dengan baik oleh seluruh umat lintas agama di Pulau Seribu Pura ini.

Menurutnya, Indonesia sebagai bangsa yang besar, dibangun atas berbagai suku bangsa itu, harus membangun perdamaian.

“Janganlah mudah terprovokasi dengan hasutan kebencian dan berita bohong yang sering muncul dari media sosial dan lainnya,” pesan Niko.

Selain Pengacara Nikolas Johan kilikily, SH., MH. yang aktif diberbagai organisasi juga pengusaha, yang peduli terhadap masyarakat agar terus menjaga perdamaian.

“Semoga selalu dilimpahi kedamaian, sadar memelihara kedamaian, untuk perdamaian Indonesia yang kita cintai,” katanya.

Seperti diketahui, ribuan perserta dari segala etnis, suku, agama dan ras baik pemuka agama, dosen, mahasiswa, dan masyarakat umum, melakukan doa bersama untuk perdamaian,

(rohmat/red)

Depok

Fraksi PDI Perjuangan Geram, Aset Pemkot Depok Selalu Bermasalah

BERIMBANG.COM, Depok – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Depok geram dengan bermasalahnya  aset milik Pemerintah Kota Depok , Pembangunan Kantor Kelurahan Bojongsari Baru sampai saat belum terealisasi pembangunannya.

Berulang kalinya permasalahan aset Pemerintah Kota Bukan hanya Kantor Kelurahan Bojongsari baru saja sebelumnya Pembangunan SMAN 13 di Cisalak Pasar lalu di SMPN 25 di Sawangan sempat lahannya bermasalah.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Ikravany Hilman mengatakan, masalah pembangunan Kantor Kelurahan Bojongsari Baru, Kecamatan Bojongsari yang tertunda dikarenkan lahannya bermasalah, Ikra menjawab dengan sederhana bahwa penanganan lahan untuk kepentingan masyarakat seharusnya dapat diselesaikan dengan baik oleh dinas.

” Inikan selalu berulang kali bermasalah dilahan milik Pemkot, jangan selalu pemimpin menyalahkan bawahannya, seharusnya tanah itu sudah clear  sebelum dilaksanakannya lelang, ” ujar Ikra kepada berimbang.com melalui sambungan selulernya. Rabu ( 2/10/2019).

Ikra juga menyebut manajemen di Pemerintah Kota Depok sangat buruk dan kurang baiknya koordinasi antara dinas.

” Kalau sekali dinas melakukan kesalahan itu masih wajar tetapi yang dilihat sekarang kesalahan itu berulang kali jadi kami menganggap suatu kecerobohan dalam menentukan kebijakan, ” tegas Ikra.

Ikra berencana akan membahas permasalahan ini di DPRD Depok dan memanggil Dinas yang terkait untuk mempertanyakan langsung agar permasalahan ini dapat selesai dan tidak terulang lagi.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Badan Keuangan dan Pengelolaan aset, Nina Suzana tidak berbicara banyak, ia mengatakan sudah melakukan pertemuan dengan Ketua LPM Bojongsari Baru tetapi apa yang dibicarakan Nina tidak menyebutkan apa yang dibahas dan Nina pun tidak menjawab lahan tersebut sudah terselesaikan apa belum.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Depok, Hardiono menyayangkan kurang baiknya koordinasi Dinas Perumahan dan Pemukiman dan Kepala Badan Keuangan Daerah dalam menyelesaikan permasalahan Aset milik Pemerintah Kota Depok .

Sejak dari perencanaan, harus di siapkan, lahan harus sudah clear, artinya dinas rumkim hrs sudah berkoordinasi dengan aset, dan aset pun memberikan lahannya ke dinas Rumkin seharusnya sudah tidak ada masalah, dan ketika mau lelang, harus ada pengecekan juga dari Dinas Rumkim terhadap Aset yang diserahkan oleh badan keuangan daerah, ” Hardiono.

Dalam hal ini KPA dan PPTK nya, harus cek dan recek . Hal ini untuk mencegah terhadap adanya kekurangan persyaratan dalam lelang, ” pungkasnya.

Iik

Depok

Info Dadakan Dari Sekolah, Orang Tua Siswa Memburu Seragam Batik Di Pusat Perbelanjaan

BERIMBANG.COM, Depok – Hari batik Nasional pada hari ini jatuh pada tanggal 2 Oktober 2019 membuat para orang tua murid pelajar SD Kota Depok memburu pusat perbelanjaan ITC yang berada di Jalan Margonda, membludaknya pembeli dikarenakan pihak sekolah memberikan informasi kepada siswa sehari sebelumnya. Selasa ( 1/10)2019).

” Pihak sekolah memberitahu kami hanya sehari sebelumnya sore kemarin sore untuk digunakan di Tanggal 2 sehingga kami malamnya mendatangi pusat perbelanjaan untuk membeli batik, ” ujar Maisorah salah satu orang tua murid di ITC Depok kemarin malam.

Pantauan berimbang.com, membludaknya pembeli mengakibatkan penjual toko kebingungan untuk melayani pembeli karena banyaknya orang tua siswa membeli batik untuk anaknya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Mohammad Thamrin mengatakan, sosialisasi memakai batik bagi pelajar di Hari Batik Nasional sudah di sosialisasikan setahun yang lalu kepada pihak Kepala sekolah.

” Di setiap kesempatan sudah kami sampaikan ke kepala sekolah, di setiap rapat kerja di tingkat Depok maupun kecamatan juga sudah kami sosialisasikan, ” ujar Thamrin melalui pesan seluler kepada berimbang.com.

Iik

Depok

Proyek Kantor Kel Bojongsari Baru Di Tunda, Idris Sebut Pihaknya Kurang Awas

BERIMBANG COM, Depok – Pembangunan Kantor Kelurahan Bojongsari Baru Kecamatan Bojongsari Kota Depok dengan nilai proyek 3,8 Miliar ditunda pelaksanaan pembangunannya dikarenakan status tanah masih bermasalah.

Warga dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat ( LPM ) Bojongsari Baru mempermasalahkan lahan seluas 1000 M persegi yang akan dibangun, bahkan bilamana masih memaksakan juga, pihaknya akan menyegel Kantor Kelurahan yang akan dirubuhkan oleh PT. Berkat Anugrah Perkasa Utama.

Selain itu, warga dan LPM juga menyalahkan Kepala Dinas Perumahan Pemukiman Kota Depok dikarenakan pihak dinas dalam melakukan pembangunan dinilai cacat hukum, tidak memenuhi aspek yuridis dan legalitas formal.

” Bagaimana mau dibangun, ini sudah menyalahi aturan, syarat formal untuk membangun harus ada IMB sedangkan lahan yang dipergunakan belum mempunyai sertifikat, walaupun sudah ada pemenang ya tetap tidak bisa dikerjakan, ” ujar Yusra Amir selaku Ketua LPM Bojong Sari kepada wartawan belum lama ini.

Walikota Depok, Mohammad Idris mengakui bahwa sebelum melakukan pelelangan proyek yang di gelar Panitia Lelang kurang awas dalam melakukan kajian dan perencanaan yang dilakukan oleh Dinas terkait sehingga dalam pelaksanan pembangunan menjadi terkendala masalah status lahan.

” Pihak kita ( dinas.red) sebelum melakukan proses pelelangan kurang sedikit awas, ada lahan warga yang masih dalam sengketa lahan belum terselesaikan, ada 56 sertifikat yang diajukan ke BPN tapi hanya 30 sertifikat yang selesai, jadi yang Bojongsari lama belum ,” ujar Idris.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman, Dudi Miraz mengatakan untuk status lahan urusan legalitasnya adalah bagian aset, pihaknya hanya sebagai pelaksana pembangunan.

‘ Kami hanya pelaksana untuk urusan lahan itu dibagian aset , kami juga sudah melakukan sosialisasi sebelum dilakukan lelang, ” terang Dudi dengan singkat.

Iik

Jakarta

Diikuti 8 Negara, Badiklat Kejaksaan Gelar Pelatihan Hukum Kripto

BERIMBANG.com Jakarta – Mengantisipasi perkembangan kejahatan cryptocurrency atau perdagangan mata uang, mengingat kejahatan Kripto ini memiliiki risiko pada area sistem pembayaran, stabilitas sistem keuangan, aktivitas ilegal, dan perlindungan konsumen.

Karenanya Kejaksaan RI mengelar Pelatihan terpadu aparat penegak hukum antar negara di Badan Diklat Kejaksaan RI, Ragunan, Jakarta,  Selasa (01/10/2019).

Wakil Jaksa Agung Arminsyah mengatakan perkembangan cryptocurrency semakin masif mengguncang layanan keuangan dan sistem pembayaran global.

“tercatat sudah ada sekitar 1300 mata cryptocurrency yang ada di dunia. Pada sisi lain, tidak jarang perkembangan cryptocurrency juga seringkali dimanfaatkan pihak yang tidak bertanggung jawab sebagai alat atau sarana dalam melakukan kejahatan,” ucap Arminsyah ketika membuka agenda pelatihan terpadu tersebut.

Kini, kata mantan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus itu, penggunaan cryptocurrency sudah semakin massif. Tidak hanya menimbulkan dampak yang positif, namun juga berkorelasi dengan tumbuhnya kegiatan ilegal, seperti pencucian uang, transfer dana narkotika, pendanaan teroris, tindak pidana korupsi dan penggelapan pajak.

“tentunya, akibat kejahatan menggunakan sarana cryptocurrency tidak hanya berdampak kepada negara yang melegalkan, namun juga kepada negara lain yang melarangnya mengingat jaringannya yang tanpa sekat, batas, dan bersifat global,” ungkap Arminsyah yang didampingi kepala Badan Diklat Kejaksaan Setia Untung Arimuladi.

Dia menilai saat ini kejahatan Kripto telah berkembang semakin signifikan, meskipun skala penuh penyalahgunaan mata uang virtual ini masih belum diketahui nilai pasarnya. Namun, dari berbagai sumber yang telah dilaporkan telah melebihi EUR 7 Miliar di seluruh dunia.

“Mendasarkan pada hal yang sedemikian, maka tentunya tidak ada waktu lagi bagi kita semua selaku Penegak Hukum untuk bersikap diam, atau berleha-leha,”

“Setiap waktu, perkembangan teknologi dan kejahatan cryptocurrency yang mengikutinya akan selalu bertumbuh tanpa melambat, apalagi menunggu kita untuk beradaptasi sejenak, melainkan sebaliknya terus melaju sedemikian cepat, meninggalkan setiap siapa yang terlambat untuk mengantisipasi dan mengadopsinya,” ujarnya.

Arminsyah menegaskan kemunculan kejahatan cryptocurrency merupakan sebuah contoh pergeseran paradigma (paradigm shifting) yang semakin kentara, di mana besar dan kuat (big and powerful), tidak lagi menjadi ukuran suatu keberhasilan, melainkan siapa cepat dan gesit (quick and agile), yang akan muncul sebagai pemenang.

“Kejahatan cryptocurrency yang bersifat lintas negara haruslah dipandang sebagai musuh bersama (common enemy), oleh karenanya tidak dapat disikapi maupun dihadapi secara parsial oleh masing-masing negara melainkan haruslah dicegah, diperangi, dan diberantas secara holistik dan bersama-sama,” ungkap dia.

Meski demikian kata Arminsyah, publik menyambut hangat keberadaan cryptocurrency, namun bagi pemerhati atau pengamat ekonomi dan pembuat kebijakan bersikap skeptis terhadap isu ini. Sebab, ada kekhawatiran mereka transaksi cryptocurrency tanpa otorisasi dari bank sentral membuat para investor dan pengguna cryptocurrency rawan terhadap indeks volatilitas nilai cryptocurrency yang tinggi.

“Akibatnya negara-negara di dunia mengambil dua sikap dalam menangani cryptocurrency, yakni melarang transaksi cryptocurrency atau melakukan legalisasi terhadap cryptocurrency,” ujarnya.

Jepang, kata dia, merupakan negara pertama yang melakukan legalisasi transaksi dan penggunaan cryptocurrency, diikuti diantaranya oleh Amerika Serikat, Denmark, Rusia, Korea Selatan, dan Finlandia.

“Sementara Indonesia, melalui Bank Indonesia, pada tanggal 13 Januari 2018 telah melarang transaksi cryptocurrency berupa larangan pembelian, penjualan, atau pertukaran virtual currency. Sikap Indonesia sama dengan Vietnam, Kyrgizstan, Ekuador, dan China,” tegas dia.

Namun adanya negara yang melegalkan maupun melarang transaksi cryptocurrency tidaklah menghalangi negara-negara di berbagai belahan dunia untuk mengantisipasi kejahatan yang berkaitan dengan cryptocurrency.

Karenanya dia berharap dengan pelatihan yang diikuti 8 negara ini tidak hanya sekadar pertukaran informasi, wawasan, dan pengalaman praktik terbaik penegakan hukum (best practices), namun yang jauh lebih penting, adalah terciptanya koordinasi dan kerja sama yang sinergis antar negara dalam mencegah dan memberantas kejahatan yang menggunakan media cryptocurrency.

“Saya berharap koordinasi yang dibangun para peserta pelatihan ini tidak semata-mata bersifat formal, melalui ekstradisi dan MLA, tetapi juga melalui kerja sama non-formal, prosecutor to prosecutor, police to prosecutor, maupun customs to prosecutor, saling membantu dalam bentuk penyampaian informasi, data, saran, dan pemberian fasilitas kemudahan ketika saling memerlukan,” imbuhnya.

Kegiatan selama 4 hari ini diikuti dari berbagai lintas negara yakni Indonesia, Singapura,  Malaysia, Turki, Thailand, Australia,  Rusia,  Hongkong dan beberapa atase kejaksaan yang berada di Hongkong, Bagkok dan Singapura serta intansi Polri dan TNI.

Hadir saat pembukaan itu perwakilan Kedutaan Besar dari 8 sahabat negara serta pejabat eselon I di lingkungan Kejaksaan Agung diantaranya Jaksa Agung Muda (JAM) Pidana Khusus Adi Toegarisman,  JAM Pengawasan M.Yusni, JAM Intelijen Jan S Maringka,  Plt JAM Pidana Umum,  Plt JAM Datun serta Staf Ahli Jaksa Agung Sudung Situmorang, dan Ferri Wibisono.

(edo)