Kejar Paket A,B,C Di Depok Di Perjualbelikan Oknum Guru

18

paket c

BERIMBANG.COM, Depok – Pendidikan Kejar Paket A,B,C di Kota Depok rawan dengan percaloan yang dilakukan oleh sejumlah oknum guru, peserta didik yang akan melanjutkan pendidikannya untuk kejar paket pun harus membayar biaya yang ditawarkan oknum.

Ketidaktahuan masyarakat Kota Depok untuk pendidikan kejar paket adalah gratis untuk para pendatang maupun warga Depok asli tanpa dipungut biaya.

“Walikota Nurmahmudi Ismail menargetkan 10 ribu pendaftar, karena warga yang belum mempunyai Ijazah di perkirakan sekitar 40 ribu. Pemkot Depok kini telah mengeluarkan biaya APBD untuk memfasilitasi percepatan proses administrasi pendaftaran kejar paket bagi warga Depok ini. Program tersebut ditujukan untuk pendatang maupun warga Depok asli yang belum memiliki ijazah,” ungkap Nur seperti dikutip depok.go.id.

Salah satu warga sawangan, Romlah mengatakan pendidikan kejar paket C untuk anaknya dimintai biaya oleh oknum guru sebesar 1 juta rupiah. Ia pun memberikan uang tersebut karena menginginkan anaknya melanjutkan sekolah dengan biaya murah dan mendapatkan Ijazah yang diinginkan walaupun biayanya dapat dari pinjaman.

“ Saya ditawarkan oleh seseorang yang saya kenal karena ketidaktahuan saya bahwa paket C untuk wilayah Kota Depok tanpa dipungut biaya karena baru dapat informasi paket C di biayai oleh Pemkot,” ujar Romlah saat di temui Berimbang.com. selasa (3/3/2015).

Ditempat terpisah warga Sukmajaya yang tidak mau disebutkan identitasnya mengatakan Paket B dikenakan biaya sebesar 800 ribu rupiah oleh oknum guru.

“Saya tidak mengetahui kalau Paket B gratis di Depok, sosialisasi untuk itu tidak ada di wilayah kami, sehingga berpikir kejar paket B itu bayar,” ungkapnya.

Kepala Dinas pendidikan Kota Depok, Heri Pansila juga mengatakan Kejar Paket A,B,C tanpa di pungut biaya untuk Warga Depok.(Efendi)