Published On: Fri, Aug 4th, 2017

Kades Pasir Jaya Bantah Adanya Penggunaan Materai Palsu

Share This
Tags

BERIMBANG.COM, Bogor- Adanya informasi tentang penggunaan materai palsu dalam proses pembuatan Akta Kependudukan di Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cigombong, dan sejumlah pemberitaan dimedia Online, Kepala Desa Pasir Jaya, Gina Garmina menyatakan bahwa informasi yang diberitakan tersebut sangat tidak mendasar.

Kepala Desa Pasir Jaya, Gina Garmina mengatakan, dirinya kaget begitu muncul berita itu. Terlebih munculnya saat proses pembuatan akta kelahiran sedang berjalan. 

" Saya kaget dengan adanya pemberitaan di sejumlah media online, Kan sebelumnya ada proses validasi dan verifikasi berkas. Kalopun memang ada, mana buktinya? Saya tidak melihat satupun bukti materai palsu seperti yang diisukan", ujar Gina, jumat (4/8/17)

Gina menyesalkan perkataan Sumarno, kasi pencatatan kelahiran dan kematian disdukcapil Kabupaten Bogor, kepada wartawan pada kamis (3/8/17) kemarin, dengan adanya dugaan materai palsu yang di gunakan warganya dalam berkas persyaratan pembuatan akta kelahiran, dengan tanpa ada bukti satupun materai palsu yang di isukan tersebut.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Kasi Pencatatan Kelahiran dan Kematian Disdukcapil Kabupaten Bogor Sumarno tidak bisa menjelaskan secara spesifik dan otentik bahwa telah ditemukan penggunaan materai palsu dalam berkas persyaratan akta kelahiran yang diajukan oleh warga Pasir Jaya. Sumarno mengaku hanya bisa membedakan antara materai asli dengan yang palsu melalui pandangan mata saja (visual) tanpa menggunakan alat khusus pendeteksi ataupun tenaga ahli.

"Kejadian ini bukan hanya terjadi di sini saja. Bahkan pernah terjadi di wilayah bogor barat. Saya dapat membedakan materai itu asli atau palsu secara kasat mata sesuai panduan dari petugas kantor pos. Ya kami tidak membawa alat pendeteksi khusus ataupun petugas ahli yang khusus memeriksa keaslian materai", kelahnya.

Di hari kedua program jemput bola pembuatan akta kelahiran di Desa Pasir Jaya, kehadiran warga tidak semembludak seperti hari sebelumnya. Pada hari pertama Kamis (3/8/17) petugas Disdukcapil sudah mencetak 507 buah akta kelahiran warga. Dan pada hari ini rencananya akan mencetak 193 akta kelahiran, yang sebelumnya sudah diserahkan secara simbolis kepada warga dari Kepala Desa dan Kasi Pencatatan Kelahiran dan Kematian. (Na/Wan)

About the Author