Published On: Mon, Jul 4th, 2016

Berikut 5 Pemain Buruk Dibabak 16 Besar Piala Eropa 2016

Share This
Tags

905fedc3d58b7763a29c45fd301ae32ff

BERIMBANG.COM, Jakarta – Piala Eropa 2016 menjadi neraka bagi sejumlah pemain. Itu lantaran mereka gagal tampil maksimal bagi tim masing-masing.

Karena penampilan buruknya itulah, mereka pun menjadi sasaran cacian publik. Mereka menjadi kambing hitam atas kegagalan tim melaju lebih jauh.

Hampir di tiap fase, selalu ada pemain yang dikambinghitamkan. Salah satunya adalah di fase 16 besar. Beberapa pemain dinilai layak disalahkan atas penampilan buruk tim menghadapi lawan.

Tidak jarang, para pemain yang dikambinghitamkan ini berstatus sebagai pemain bintang. Juga pemain yang sebetulnya tampil apik di level klub di musim kompetisi sebelumnya.

Melansir Sports keeda, berikut lima pemain yang tampil buruk di Babak 16 Besar Piala Eropa 2016.

1. Joe Hart (Inggris)

Joe Hart digadang-gadang sebagai kiper terbaik Inggris saat ini. Tapi, dia langsung menjadi kambing hitam kegagalan Inggris melaju babak perempat final usai kalah dari Islandia 1-2.

Hart dinilai tampil buruk dalam partai melawan Islandia. Salah satunya adalah saat Hart gagal menangkap tendangan gelandang Islandia, Kolbeinn Sigthorsson yang berbuah gol kedua bagi Islandia.

“Saya meminta maaf karena telah mengakibatkan kegagalan tim,” kata Hart di Guardian terkait blundernya tersebut.

Mantan kiper Birmingham City ini langsung mendapat sorotan tajam dari media-media Inggris. Kualitasnya sebagai kiper terbaik Inggris pun mulai dipertanyakan.

Bahkan, Daily Mail menyebut tempat Hart di Manchester City mulai terancam setelah dia gagal tampil maksimal di Piala Eropa 2016.

2. Sergio Ramos (Spanyol)

Menggantikan Iker Casillas sebagai kapten timnas Spanyol ternyata tak lantas membuat penampilan Sergio Ramos meningkat. Sebaliknya, bek Real Madrid ini dinilai tampil melempem di Piala Eropa 2016 khususnya Babak 16 Besar.

Ramos dianggap tampil kurang maksimal lantaran kerap membuat kesalahan. Kemampuannya menjaga para penyerang lawan di Piala Eropa kali ini seperti menghilang.

Di antara penampilannya di Piala Eropa 2016, penampilan melawan Italia di Babak 16 Besar menjadi yang terburuk. Ya, di partai ini, Ramos gagal mengeksekusi penalti sebelum akhirnya Spanyol kalah 0-2.

Penampilan buruk Ramos boleh dibilang mengejutkan. Pasalnya, Ramos kerap tampil apik saat membela Real Madrid. Apalagi, Ramos datang ke Piala Eropa 2016 dengan modal juara Liga Champions 2015/16 bersama El Real.

3. Harry Kane (Inggris)

Publik Inggris sempat optimistis tim nasional mereka akan tajam di Piala Eropa 2016. Hal itu karena ada Harry Kane di tim. Bagaimana tidak, Kane datang ke Piala Eropa 2016 dengan modal 25 gol bersama Tottenham Hotspur di Liga Inggris 2015/16.

Namun optimisme publik Inggris berbuah hampa. Jangankan mencetak gol, Kane pun jarang mendapat peluang matang di setiap pertandingan Inggris di Piala Eropa 2016.

Di pertandingan melawan Islandia, akurasi tembakan Kane cuma 20 persen. Karena penampilan buruk tersebut, dia pun menjadi salah satu pemain yang dicibir publik Inggris.

4. Arkadiusz Milik (Polandia)

Awalnya di Piala Eropa 2016, Milik menjadi salah satu pemain pujaan di timnas Polandia menyusul golnya melawan Irlandia Utara di fase grup. Tapi, sejak gol itu, penampilan striker Ajax Amsterdam ini menurun drastis.

Milik dianggap kerap membuang peluang matang di denap gawang. Dalam pertandingan melawan Swiss misalnya, dari empat usaha, hanya satu yang benar-benar mengarah ke gawang.

Penampilan buruk Milik ini sebetulnya sangat disayangkan. Pasalnya, dia didukung oleh para gelandang enerjik seperti Kamil Grosicki dan Jakub Blaszczykowski. Kedua gelandang sayap ini kerap mengirimkan bola-bola matang ke kotak penalti lawan.

5. Sergio Busquets (Spanyol)

Kemampuan Sergio Busquets mengatur irama permainan seketika hilang saat Spanyol berhadapan dengan Italia di Babak 16 Besar. Gelandang Barcelona ini ternyata kalah bersaing dengan para gelandang Italia.

Busquets cuma mencatat 47 operan melawan Italia. Padahal, Busquets rata-rata membuat 83 operan per laga di Piala Eropa 2016.

Penampilan

About the Author

Leave a comment

You must be Logged in to post comment.